Wednesday, July 19, 2006
posted by catur catriks at 7:06 PM | Permalink
Bila hubungan merenggang dan saat perpisahan tiba
Kebersamaan. Semua orang pasti mengalaminya. Ada bertemu ada pula saat mengakhiri. Tapi sepertinya, akan lebih ringan meninggalkan daripada ditinggalkan. Jika kau ditinggalkan, maka perasaanmu tidak akan segar, kecuali yg meningalkanmu seorang pendosa.

Ada di sampingku teman mengawali star. Aku dan dia bersama menapak tanah baru. Telah beberapa langkah atau hanya beberapa memang, tapi ikatan itu telah mengerat.
Ketika sama-sama mengarungi wilayah itu, perlahan aku sadar, hubungan kami merengggang. U sibuk di lahanmu, aku repot dengan olahanku. Waktu menyempit dan tidak menyisakan sedikit saat untuk kita bersama.
Kau, ah, tidak, kita saling menjauh.

Hingga akhirnya kau mengejutkanku, kau berpamitan.
Kau meninggalkan menuju ladang yang lebih nyaman

Satu lagi hilang, tapi selamat jalan, kawan
Jika itu lebih baik,mantaplah melangkah
Tidak ada ikatan di antara kita yg bisa memberatkan
Lupakan atau kenangkan saja.
Itu memang bagian yg mesti dimaklumi
Walau mungkin kita tidak akan bertemu lagi
Karena jalan terlalu banyak yg bercabang
Teriakan saja: funkei no mujiwari

Mungkin suatu saat kau akan menjadi sebuah peristiwa
Dan bila aku melihat, aku akan berteriak:
Hai, iut kawanku
Ya, eee, tidak!
Aku terlalu berkhayal atau terlalu melankoli

Sudahlah
Karena aku juga sering menerima sms dari kawan2 yang telah aku tinggalkan:
Tur, pa kbar?
Stlah U prgi dan datng orng baru,
Posisimu yg dulu tdk pernah bsa trgantikan
Knpa U tdk prnah ke sini?

Ada orang yang terlalu dekat, tapi tidak pernah kita lihat dalam selamanya kehidupan
Ada banyak orang yang pernah kita lihat, tapi berlalu begitu cepat tanpa kita mengenalnya
Ada rindu kepada seseorang, tapi tak pernah bersapa selepas perpisahan
Dan tidak semua orang yang kita harapkan, bisa kita temui
Lebih banyak yang bersemayam dalam

angan2 atau kenangan
kepentingan dan keterbatasan
semua berkelindan menjadi misteri


Nb: Baru saja ada gempa. Pukul 18.00 tepat. Aku masih di kantor n orang2 panik keluar. Mungkin ini dari Pangandaran. Padahal yg pertama, kemarin, tidak sampai ke sini. Apakah sekarang lebih besar?
Ya Alloh, semoga tidak ada korban lagi.